(Source: wafer-uhti)
(Source: wafer-uhti)
Ridha - Ust.Hanan At-Taqi
Aku Ridha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai Rasul dan Nabi.
Maka Ridha adalah merasa kita telah mendapatkan kebaikan yang melahirkan Qana’ah, merasa cukup dengan apa yang ada. Yang melahirkan Wara’, hidup dalam kesederhanaan, dan menghindari keinginan-keinginan yang bersifat takafur (berlebihan)
Allah SWT berfirman:
Maka sabarlah engkau wahai Muhammad atas apa yang mereka katakan. Dan bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu sebelum matahari terbit dan terbenam. Dan bertasbihlah pula pada waktu tengah malam dan di ujung siang hari agar engkau merasa tenang, atau engkau merasa Ridha (130) Dan janganlah engkau tujukan pandangan matamu kepada kenikmatan yang Kami berikan kepada beberapa golongan dari orang2 kafir sebagai bunga kehidupan dunia, agar Kami uji mereka dengan kesenangan itu. Karunia Tuhan-mu lebih baik dan lebih kekak (131)
Q.S Thaa Haa : 130-131
Ridha dapat menghapus semua kecemasan dan keraguan kita. Apalagi ketika kita harus menggadaikan dunia kita untuk menghindari kemarahan-kemarahan allah. Seseorang yang ingin bertaqwa, seseorang yang ingin menjaga diri dari dosa-dosa, dari fitnah dunia, maka dia harus belajar untuk merasa tenang dan Ridha dengan balasan-balasan di sisi Allah yang lebih baik. Karena itulah harga yang setimpal untuk semua pengorbanan dan jerih payahnya selama dia hidup di dunia ini.
Maka, Ridha-kah kita dengan apa yang di sisi Allah?
Ridha-kah kita dengan surga firdaus yang mengalir di bawahnya sungai-sungai?
Ridha-kah kita dengan melihat wajah Allah Yang Maha Indah?
Rekaman ceramah inilah yang insya Allah selalu mengingatkan saya. Makasih mamah dan bapak yang memberi sy bekal rekaman ceramah Ust.Hanan At-Taqi tentang Taqwa. Insya Allah sangat-sangat-sangat bermanfaat :’)
Al-Baqarah 286
Selalu jd penyemangat saya…Bismillah… Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Berarti Allah memberi kemampuan sama saya untuk menguasai ini. Insya Allah…
(Source: inna-na)
(Source: rochenryback10)
Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktuMu,
dan keagungan itu adalah keagunganMu,
dan keindahan itu adalah keindahanMu,
dan kekuatan itu adalah kekuatanMu,
dan perlindungan itu adalah perlindunganMu.Ya Allah, jika rezekiku masih dia atas langit, maka turunkanlah,
jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah,
jika masih sukar, maka mudahkanlah,
jika (ternyata) haram, maka sucikanlah,
jika masih jauh, maka dekatkanlah.
Berkat waktu dhuha
keagungan,
keindahan,
kekuatan,
dan kekuasaanmu,
limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh.
Sholat dhuha :’)
(Source: seekinghide)
.___.
Ya Allah…sy masih suka masukkin kerudung ke sweater… soalnya dingin banget kalo di luar sweater tuh..dan gak mungkin di luar jaket deh kayaknya…lebih parah.. Ya Allah…ini cobaan banget yaaa buat di siniii… tp dicoba deh yaaaa… semoga gak masuk angin… Bismillah…
Dia memang tahu semuanya, segalanya.
Namun tetap saja.
Dia ingin dengar langsung itu pinta.
Dari kita punya kata.Dia memang selalu ada, setiap masa.
Namun tetap saja.
PadaNya, Dia ingin kita sedia waktu tuk meminta.
Berdua saja.
Hanya berdua saja.Dia memang nyaris tak berjarak.
Dari urat leher kita Dia jauh lebih dekat.
Namun tetap saja.
Dia ingin agar kita datang merapat.Dia tahu.
Dia ada.
Dia Maha.
Pintalah dengan sebaik-baiknya cara.
Pandailah memuji.
Pandailah merayu.
Lalu mohon apa yang kita mau.Achmad Lutfi
Wolfsburg, 07.04.11
<3